REVIEWDRAMAINDO.COM – Bagaimana kisah epik seperti Taj Mahal diwujudkan dalam sebuah film? Karya luar biasa dari Akbar Khan ini sungguh berhasil menjadi sebuah Drama Kolosal dengan tingkat akurasi yang diperkirakan mencapai 80%. Sebuah kisah percintaan yang mengangkat cerita di balik sebuah bangunan ikonik bernama Taj Mahal. Penasaran dengan ulasan kami? Simak selengkapnya di sini.
Alur Cerita yang Penuh Nuansa Melodrama

Secara garis besar, narasi film ini terasa orisinal. Ceritanya berfokus pada proses pembangunan monumen Taj Mahal untuk Mumtaz Mahal, yang digagas oleh Shah Jahan Muda. Dari sisi cerita, film ini secara apik menggambarkan perjuangan dalam memenangkan hati Mumtaz Mahal.
Baca juga: Sinopsis Salmokji: Whispering Water, Film Horor yang Lokasi Syutingnya Ramai Diserbu Netizen!
Kebingungan bisa saja muncul karena adanya berbagai sudut pandang cerita, mulai dari Shah Jahan, Mumtaz, hingga karakter lainnya. Hal ini menciptakan pengalaman menonton yang mengingatkan pada film-film India klasik.
Penampilan Akting yang Solid Namun Terlalu Melodramatis

Aspek melodrama menjadi catatan utama yang perlu diperhatikan. Bayangkan saja menonton film ini di mana para pemerannya begitu mendalami peran melodramatis. Sungguh, rasanya seperti kembali ke era film drama India tempo dulu. Meskipun memberikan nuansa nostalgia, bagi penonton yang kurang menyukai gaya film India, pengalaman ini bisa terasa cukup menguji kesabaran.
Sinematografi yang Memukau
Dari segi visual, sinematografinya sungguh memukau. Mulai dari penataan set, teknik pengambilan gambar, hingga efek visual, semuanya patut diacungi jempol untuk zamannya. India memang terkenal dengan visual yang memikat, indah, dan mampu membuat mata berbinar.





