REVIEWDRAMAINDO.COM – Mitos tentang adanya “tumbal” dalam proyek pembangunan berskala besar, seperti jembatan atau gedung, yang konon dipersembahkan demi kelancaran konstruksi, akan menjadi inti cerita dalam film horor terbaru berjudul Tumbal Proyek. Disutradarai oleh JeroPoint, film ini tidak hanya menawarkan adegan menegangkan, tetapi juga mengajak penonton menyelami sisi kelam industri konstruksi yang penuh misteri. Siap-siap saja, setelah menonton film ini, area proyek bangunan mungkin akan terasa berbeda saat Anda lewati.
Tumbal Proyek mengisahkan perjalanan Yuda, seorang pemuda yang menyusup ke dalam sebuah perusahaan konstruksi. Perusahaan tersebut bertanggung jawab atas pembangunan sebuah jembatan megah yang akan menghubungkan dua wilayah penting. Motivasi Yuda bukan sekadar rasa ingin tahu, melainkan upaya untuk mengungkap kebenaran di balik kematian ayahnya yang terjadi saat proyek jembatan tersebut masih dalam tahap pembangunan.
Seiring berjalannya waktu, proyek pembangunan jembatan tersebut diliputi kejadian-kejadian mengerikan. Satu per satu, para pekerja mulai menghilang tanpa jejak. Kejadian-kejadian misterius ini membuat Yuda semakin yakin akan kebenaran mitos tentang “tumbal proyek”. Ia mulai curiga bahwa hilangnya para pekerja tersebut berkaitan erat dengan rahasia kelam yang tersembunyi di balik megahnya proyek pembangunan jembatan itu.

Para aktor yang membintangi film ini antara lain:
- Kiesha Alvaro memerankan karakter Yuda.
- Callista Arum berperan sebagai Laras.
- Karina Suwandhi sebagai Martha.
- Fuad Idris memerankan Mbah Tarmo.
- Eduward Manalu sebagai Sutomo.
- Agus Firmansyah berperan sebagai Rudi.
- Adi Sudirja sebagai Yanto.
- Rendy Khrisna memerankan Bayu.
- Raffan Al Aryan sebagai Wahyu.
- Cetul Leatherart berperan sebagai Heru.
- Stella Bodea sebagai Mirna.
- Cinta Dewi memerankan Ratna.
- Ayu Inten sebagai Wati.
- Kanaya Tsabitah berperan sebagai Intan.

Menurut laporan dari RRI, Kiesha Alvaro mengungkapkan bahwa perannya sebagai Yuda memberikannya pengalaman baru yang berharga. Ia tidak hanya belajar tentang operasional alat berat yang digunakan dalam proyek konstruksi, tetapi juga mendalami aspek personal dari karakter Yuda, termasuk sisi religiusnya. Yuda digambarkan sebagai seorang penganut Katolik, sementara Kiesha sendiri adalah seorang Muslim, yang menghadirkan tantangan tersendiri dalam penjiwaan karakternya.
Sutradara JeroPoint menjelaskan bahwa pemilihan tema “tumbal proyek” bukanlah tanpa alasan. Ia menyadari bahwa hampir seluruh masyarakat Indonesia pernah mendengar istilah tersebut, namun tidak ada yang benar-benar dapat membuktikan kebenarannya. Film ini dihadirkan sebagai upaya untuk mengeksplorasi dan membongkar mitos yang telah lama beredar di masyarakat.
Proses produksi film ini dilaporkan memakan waktu yang cukup panjang. Tim produksi memberikan perhatian khusus untuk memastikan bahwa atmosfer lokasi konstruksi yang dihadirkan dalam film benar-benar terasa mencekam dan menimbulkan kesan gloomy, sesuai dengan nuansa horor yang ingin dibangun.
Baca juga: Bima Azriel Ragu Jadi Kairi ONIC? Ini Profilnya
Film Tumbal Proyek telah tayang di bioskop mulai tanggal 13 Mei 2026. Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun Instagram @deecompany_official, film ini berhasil menarik perhatian penonton, terbukti dengan jumlah penonton yang mencapai 261.150 orang hanya dalam dua hari penayangannya.





