REVIEWDRAMAINDO.COM – Bagaimana jika praktik pengusiran setan justru menimbulkan malapetaka bagi sebagian orang? Itulah kisah yang terbentang dalam Tha Rae : The Exorcist, yang mengisahkan tentang ritual pengusiran setan serta para rohaniwan di timur laut Thailand yang harus beradaptasi dengan kondisi pasien. Terlebih lagi, latar ceritanya berada di pedesaan. Inilah ulasan Tha Rae!

Awal mula fenomena kerasukan ini berawal dari seorang praktisi ilmu hitam yang bermain api dengan kekuatan gaib, yang kemudian berujung pada kehadiran para pendeta atau romo di desa tersebut. Selanjutnya, muncul praktisi lain yang berupaya mengusir roh jahat, namun situasinya justru memburuk!Hingga akhirnya, muncullah sosok pendeta muda yang memiliki kemampuan untuk melakukan pengusiran setan. Namun, apa yang terjadi selanjutnya? Mari kita bedah dulu dari sisi narasi, penampilan para aktor, dan aspek sinematografinya. Mari kita selami!
Narasi yang Menjanjikan dengan Eksekusi yang Kurang Memuaskan

Sebenarnya, dari sudut pandang narasi, Tha Rae ini memiliki potensi yang menarik. Sungguh menarik bagaimana mereka menggabungkan unsur perdu-dukun dengan peran rohaniwan dalam sebuah ritual pengusiran setan, serta mencoba berbagai pendekatan untuk mengatasi kehadiran roh jahat. Ditambah lagi, latar tempatnya di Thailand Timur Laut yang notabene adalah daerah pedesaan. Hal ini bisa merepresentasikan perpaduan budaya pedesaan dan perkotaan, bukan?
Baca juga: Sinopsis dan Cara Menonton "Invincible Swordsman" (2025)
Akibatnya, kita memiliki ekspektasi yang cukup tinggi untuk menyaksikan bagaimana proses pengusiran setan dilakukan bagi umat Katolik di lingkungan pedesaan. Namun, patutnya diberi sentuhan dari sisi para praktisi ilmu hitam terlebih dahulu. Sebuah gagasan yang brilian, tetapi sekali lagi, eksekusi narasi film ini terasa membingungkan.
Di satu sisi, roh jahat ini berupaya menarik individu yang terlibat agar mereka terdorong untuk mengakui kesalahan mereka. Di sisi lain, sang praktisi ilmu hitam juga memiliki agendanya sendiri. Alhasil, terciptalah dua pendekatan yang berjalan bersamaan untuk mengusir entitas jahat. Namun, keseluruhan hal ini terasa kurang logis.
Aspek yang Patut Dipuji

Kita bisa mengulas dari sisi kualitas akting. Jirayu Tangsrisuk berhasil menampilkan performa yang cukup meyakinkan dalam memerankan tokoh pendeta di film ini. Begitu pula dengan beberapa pemeran lainnya, termasuk Nichaphat. Keduanya memang terlihat lebih serasi jika terus-menerus dipasangkan.
Bagaimana dengan yang lain? Belum tentu semuanya memukau, terkadang terasa hanya sebagai pelengkap semata. Di beberapa adegan, bahkan terasa berlebihan.
Sinematografi? Sulit untuk diungkapkan…
Namun, untuk efek visual, dapat dikatakan eksekusinya cukup baik. Terutama pada adegan-adegan kerasukan yang terasa mencapai klimaks dengan efek yang tampak nyata. Puncak ritual eksorsisme pun menampilkan adegan pertempuran antar berbagai keyakinan. Sungguh mengagumkan!
Sebenarnya sulit untuk menggambarkan kekuatan film ini dan arah yang ingin ditujunya. Karena banyak ritual yang seharusnya bisa saling melengkapi. Namun, mengapa terasa timpang seperti ini dan itu?
Kesimpulan Ulasan

Ulasan Tha Rae ini adalah sebuah film horor yang (diklaim) dikemas dengan sentuhan lokal. Namun, rasanya film ini lebih dominan dengan gaya film horor Hollywood. Sebuah tontonan yang layak dicoba bagi Anda para penggemar horor ala Barat. Kami memberikan skor 6.5/10!
Dan film ini telah tayang di bioskop mulai 16 September 2025!





