REVIEWDRAMAINDO.COM – One Piece secara resmi telah mengungguli Dragon Ball sebagai waralaba dengan perolehan terbesar bagi Toei Animation. Prestasi ini terungkap melalui laporan keuangan terkini Toei untuk periode fiskal yang berakhir pada Maret 2026.
Selama bertahun-tahun, Dragon Ball telah dikenal sebagai salah satu pilar utama industri anime global. Karya Akira Toriyama ini terus mendatangkan keuntungan substansial melalui serial animenya, film, permainan, hingga penjualan pernak-pernik. Namun, supremasi tersebut kini berhasil digulingkan oleh One Piece.
Berdasarkan laporan keuangan Toei Animation, total penjualan bersih perusahaan mencapai 93,669 miliar yen, atau setara dengan sekitar Rp10,39 triliun. Dari jumlah tersebut, One Piece berkontribusi hampir 179,6 juta dolar AS. Sementara itu, Dragon Ball menempati posisi kedua dengan pendapatan kisaran 134,2 juta dolar AS.
Keunggulan One Piece tampak jelas di beberapa area krusial seperti lisensi domestik, distribusi film internasional, dan lisensi luar negeri. Popularitas alur cerita Egghead disebut sebagai salah satu pemicu utama yang mendorong peningkatan pendapatan waralaba bajak laut ini secara global.
Dalam segmen Distribusi Film Luar Negeri saja, One Piece membukukan pendapatan 10,216 miliar yen selama tahun fiskal 2026. Angka ini jauh melampaui Dragon Ball yang tercatat sebesar 4,386 miliar yen.
Pada kategori Lisensi Domestik, persaingan berlangsung sengit. One Piece meraup 5,130 miliar yen, hanya sedikit di atas Dragon Ball yang mencatat 5,082 miliar yen.
Meskipun bergeser ke peringkat kedua, Dragon Ball tetap menunjukkan kinerja finansial yang luar biasa. Waralaba ini masih menghasilkan lebih dari 130 juta dolar AS meskipun saat ini tidak memiliki serial anime mingguan yang aktif.
Baca juga: Hantu di Sel Tembus 3 Juta Penonton

Serial anime Dragon Ball Daima sempat memberikan lonjakan popularitas di awal 2025. Namun, dampaknya dinilai belum cukup untuk mempertahankan dominasi Dragon Ball sepanjang tahun.
Sebaliknya, One Piece terus aktif melalui serial mingguan, peluncuran internasional, serta tingginya antusiasme penggemar terhadap perkembangan narasi terbarunya.
Situasi ini menempatkan karakter Monkey D. Luffy untuk sementara waktu di puncak industri anime, menggantikan Son Goku yang selama ini identik sebagai ikon anime dunia.
Kendati demikian, peluang Dragon Ball untuk merebut kembali posisi teratas masih sangat terbuka. Banyak penggemar menantikan kelanjutan serial Dragon Ball Super yang hingga kini belum diumumkan secara resmi.
Jika serial anime tersebut kembali ditayangkan, permintaan untuk streaming global, penjualan mainan, hingga pernak-pernik diprediksi akan melonjak tajam.
Untuk saat ini, One Piece memegang predikat sebagai waralaba anime paling menguntungkan milik Toei Animation, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu anime terbesar di dunia.





