REVIEWDRAMAINDO.COM – Film Ghost in the Cell garapan Joko Anwar sukses menarik lebih dari 3 juta pasang mata di bioskop dalam kurun waktu 25 hari penayangan. Prestasi ini diumumkan langsung oleh sang sutradara melalui kanal Instagram pribadinya pada tanggal 10 Mei 2026.
“Syukur alhamdulillah, puji Tuhan. Hingga sore hari ke-25, Ghost in the Cell telah menyedot 3 juta penonton. Terima kasih banyak kepada semua yang telah menjadi bagian dari keberhasilan bersama ini!” ungkap Joko Anwar.
Hingga Jumat, 14 Mei 2026, jumlah penonton film Ghost in the Cell tercatat sebanyak 3.177.055 orang. Angka ini merupakan pencapaian luar biasa bagi sebuah film nasional yang mengusung tema sosial dan psikologis dengan balutan genre thriller.
Baca juga: Sinopsis Tumbal Proyek: Mitos di Balik Pembangunan
Joko Anwar menekankan bahwa Ghost in the Cell lebih dari sekadar tontonan semata. Ia merancang karya ini sebagai wadah bagi para profesional dari berbagai bidang untuk berkontribusi, sekaligus sebagai sarana untuk menyuarakan kegelisahan masyarakat.
“Dengan totalitas pengerjaan, keahlian, dan narasi yang dekat dengan kita semua, Ghost in the Cell dirancang untuk menjadi panggung bagi talenta-talenta dari beragam profesi. Sekaligus sebagai cerminan kekecewaan kita sebagai warga negara Indonesia yang tengah berjuang mencari harapan. Semoga keadilan ditegakkan. Amin,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa Ghost in the Cell mengangkat isu-isu sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya terkait keadilan dan harapan di tengah situasi yang penuh tantangan.
Pergerakan jumlah penonton Ghost in the Cell mulai mengalami perlambatan setelah beberapa film Indonesia baru dirilis pada 13 Mei 2026, bertepatan dengan libur panjang Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus.
Beberapa film yang mulai menghiasi REVIEWDRAMAINDO.COM bioskop antara lain Tumbal Proyek, Semua Akan Baik-Baik Saja, dan Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan. Film Tumbal Proyek yang dibintangi Kiesha Alvaro bahkan berhasil meraih lebih dari 100 ribu penonton di hari perdananya.
Meskipun demikian, torehan lebih dari 3,1 juta penonton menjadikan Ghost in the Cell sebagai salah satu film Indonesia yang paling sukses pada tahun ini.
Keberhasilan Ghost in the Cell semakin memperkokoh posisi Joko Anwar sebagai salah satu sutradara Indonesia yang memiliki pengaruh signifikan dalam industri perfilman nasional. Karya-karyanya dikenal konsisten memadukan unsur hiburan dengan kritik sosial yang tajam dan relevan.





